Tani memberi tahu keluarganya bahwa ia sedang menjalin hubungan dengan seseorang, lalu mengundang Suzuki ke rumahnya pada Hari Tahun Baru. Merasa gugup karena undangan tersebut, Suzuki melakukan satu kesalahan demi kesalahan di hadapan keluarga Tani. Pada hari terakhir liburan musim dingin, kelompok teman-teman yang biasa berkumpul itu menikmati kunjungan bersama ke sebuah kuil. Tergerak oleh kata-kata Tani tentang hidup tanpa penyesalan, masing-masing dari mereka menyambut tahun baru dengan harapan dan perasaan yang membara di hati.
